Hahahaha, akhirnya slackwae current memasukkan packet MPlayer juga.
xap/MPlayer-r29301-i486-1.txz: Added MPlayer-r29301 kde/mplayerthumbs-1.2-i486-1.txz
Open Mind with Open Source
Hahahaha, akhirnya slackwae current memasukkan packet MPlayer juga.
xap/MPlayer-r29301-i486-1.txz: Added MPlayer-r29301 kde/mplayerthumbs-1.2-i486-1.txz
Beberapa hari liburan , ketika lihat chage log slackware banyak banget perubahan packetnya. Terutama pada tgz menjadi txz. Kalo dilihat dari ukuran fisik file txz ternyata lebih kecil dari pada tgz.
Beberapa proses upgrade yang dibutuhkan adalah :
1. pkgtool
2. tar
3. file
4. xz
semua berada pada direktori a
Hello folks! This batch of updates includes the newly released KDE 4.2.3,
but more noticeably it marks the first departure from the use of gzip for
compressing Slackware packages. Instead, we will be using xz, based on
the LZMA compression algorithm. xz offers better compression than even
bzip2, but still offers good extraction performance (about 3 times better
than bzip2 and not much slower than gzip in our testing). Since support
for bzip2 has long been requested, support for bzip2 and the original lzma
format has also been added (why not?), but this is purely in the interest
of completeness — we think most people will probably want to use either
the original .tgz or the new .txz compression wrappers. The actual
Slackware package format (which consists of the layout within the package
envelope) has not changed, but this is the first support within Slackware’s
package tools for using alternate compression algorithms.
Some people have asked why we don’t pick a single extension, such as
.slk. While there’s certainly a case to be made for that idea, the tools
would still need to support .tgz to handle older packages. Sticking with
“.tgz” for everything makes no sense. Using extensions that reflect the
compression format used by the package envelope seems to be the most
transparent approach, and the one that best follows tradition.
As an example of the compression improvement with .txz, have a look
at the kernel-source package:
Before: kernel-source-2.6.29.2_smp-noarch-1.tgz (73808508 bytes)
After: kernel-source-2.6.29.2_smp-noarch-1.txz (49150104 bytes)
The size of the main package tree in /slackware has been reduced from
1.9GB to 1.4GB by converting most packages to .txz.
Most of the packages have been converted from .tgz to .txz, but we
will continue to make the gzip, pkgtools, slackpkg, tar, and xz packages
in .tgz format for the foreseeable future.
Enjoy! And thanks to Lasse Collin for the great work on xz.
Langkah pertama kita menuju direktori /etc/rc.d ,didalam direktori itu terdapat service rc.cups , langkah untuk mengaktifkannya :
# chmod 755 rc.cups
lalu jalankan dengan perintah :
#./rc.cups start
Langkah berikutnya ada ada 2 cara :
1. Dari menu KDE , Klik K Bar , klik System, klik Manage Printing.
2. Cara kedua,buka browser FIrefox dan ketik: http://localhost:631
Saya rasa polemik fanatisme distro sudah final. Semua pengguna distro mempunyai pengalaman dan rasa sendiri-sendiri terhadap distro yang dipakainya. Permasalahan dunia IT tidak bisa dikotakkan pada distro mana yang lebih baik. Kalau Anda berpikir terkotak seperti itu, menurut pandangan saya, Anda perlu mempelajari GNU Linux dan opensource dengan lebih baik lagi. Supaya Anda bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan yang lebih baik.
Ini adalah dunia bebas, di mana orang bisa berpikir dalam sudut pandang dan “ala” yang berbeda-beda. Kasihan kepada Anda yang berpikir bahwa distro yang Anda pakai lebih baik daripada distro yang lain. Menurut saya, kita hanya merasa cocok untuk memakai distro yang mana untuk menyelesaikan masalah ICT kita. ![]()
Selera Anda tidak bisa disamakan dengan selera orang lain. Kalau Anda berpikir lebih cocok untuk memakai ubuntu, ya silahkan Anda menggunakan ubuntu. Manfaatkan semaksimal yang mampu Anda lakukan dengan “ala” distro itu, dan itu tidak menjamin bahwa Anda bisa lebih mumpuni dibanding pemakai distro lain.
Kita mempunyai keterbatasan, dimana tidak akan mampu menguasai semua bidang dalam hal ICT. Kita membutuhkan kolaborasi dan saling mengisi, untuk itulah kami hadir sehingga bisa memberikan wadah yang mencukupi.
Sekali lagi… saya menghimbau kepada id “bagas ridho”, banyak-banyaklah membaca, bertukar pikiran, dan bersilaturahmi dengan berbagai kalangan di dunia ICT
Kasihan kalau terus terbelakang dengan pikiran sempit seperti itu.
Buka pikiran, buka mata, dan telinga bebaskan pikiran Anda dan berilah akses sebesar-besarnya pada terbukanya wawasan Anda. Kami akan membantu Anda semampu yang bisa kami lakukan untuk memberikan sharing ilmu pengetahuan di bidang ICT pada umumnya dan pengalaman menggunakan GNU Linux yang berbasis slackware pada khususnya.
salam,
denic wibowo
is nothing
Untuk mengaktifkan service FTP di Slackware , coba edit file yang bernama /etc/inetd.conf.
# nano /etc/inetd.conf
matikan tanda pagar pada baris “ftp stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd proftpd” , lalu simpan dan quit file tersebut. Kemudian restart service :
# /etc/rc.d/rc.inetd restart
# netstat -pln | grep 21
tcp 0 0 0.0.0.0:21 0.0.0.0:* LISTEN 4557/inetd
Artikel ini disadur dari link http://slackycml.homelinux.org/pivot/entry.php?id=60&w=slackwarelinux_comal
Cerita : Bicara masalah paket aplikasi di slackware-linux (dan turunannya) tentu kita tahu ekstensi .tgz. Ekstensi ini “melambangkan” kompresi beberapa file binary/script/teks yang di-bundel dalam satu kesatuan siap instal.
Untuk koleksi aplikasi (disebut juga repositori) bagi distro satu ini, umumnya dianggap lebih sedikit daripada distro lainnya.
Ya, memang slackware tidak menerbitkan CD/DVD repository dan juga tidak menunjuk situs jejaring tertentu sebagai situs repo resmi. Tapi hal ini tidak menunjukkan bahwa slackware miskin aplikasi.
Oke, katakanlah kita menemukan sebuah aplikasi linux, yang ternyata belum ada paket-nya untuk slackware. Lalu apa yang harus kita lakukan? Jawabnya : Continue reading ‘Mudahnya konversi paket di Slackware’
This morning I try to update my computer’s desktop with the desktop kde 4.2. First I used to prepare the packages in need, please download the http://124.195.9.123/slackware-current/testing/packages/kde4/. Please run the script “remove-kde3.sh”, and please install all of the packet kde4.
upgradepkg --install-new deps/*.tgz extragear/*.tgz kde/*.tgz kde3-compat/*.tgz
I know the news yesterday I kde 4 4.2 is quite stable, so you want to try in my slackware. The first step to prepare the packages in need. All I have rsync package into the local server. But this morning there are more classes to teach. Perhaps per day starting tomorrow in the installation.
Mr. Viktor, is a friend I work in an educational institution. In fact he has a business shirt. I was interested to order 1 shirt with a design that is quite unique. Please visit the site www.kaoskita.net, if interested please message through ym kaos.kita @ yahoo.com, email, or call 0711 600 2340
Recent Comments